Service95 Logo
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif
Issue #001 ‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif

All products featured are independently chosen by the Service95 team. When you purchase something through our shopping links, we may earn an affiliate commission.

An Asian women mid trick, at the top of a ramp, wearing roller skates, helmet and protective pads Inga Beckmann / @whiskey_Inga

‘Ini feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan punk’ – temui kru roller derby Hongkong yang inklusif

Film tahun 2009 besutan Drew Barrymore, Whip It, yang bercerita tentang seorang gadis yang menukar mahkota kontes kecantikan kota kecilnya dengan dunia roller derby yang kasar, menjadi film yang populer di kalangan milenial. Asal-usul olahraga ini bermula di Chicago tahun 1930an. Belakangan, olahraga ini telah menjadi salah satu subkultur dengan pertumbuhan tercepat di Asia. Dan seperti filmnya, pemain Hong Kong Roller Derby, grup pertama dan satu-satunya yang menekuni olahraga ini di kota itu, dipimpin oleh perempuan.   Setengah balap ketahanan dan setengah pertandingan gulat, dan semuanya dilakukan dengan sepatu roda, di awal kemunculannya permainan yang memperbolehkan kontak fisik penuh ini memungkinkan pria dan wanita untuk berkompetisi secara setara pada saat di mana konsep semacam itu belum pernah terdengar sebelumnya. Di Hong Kong Roller Derby, pesan egaliter itu telah berkembang menjadi pesan yang sangat feminis. Didirikan pada 2013 hanya dengan lima anggota, sekarang kru ini memiliki 30 skater – mulai dari pekerja kreatif hingga wirausahawan muda – bersaing dalam turnamen di seluruh dunia.  “Roller derby itu seperti feminisme yang dikombinasikan dengan kemampuan atletik dan sedikit punk,” kata Snooky Wong, anggota pendiri yang telah memimpin tim ini selama beberapa tahun. “Ini adalah cara untuk merasa kuat dan menjadi bagian dari komunitas orang-orang yang sangat keren.”   Menurut Wong, yang tidak akan ditemukan di sini adalah eksklusivitas. “Kami adalah kelompok yang inklusif, dan selalu terbuka untuk mengembangkan kru kami.” Sampai-sampai ia dan seorang rekan setimnya membuka emporium skate multi-lantai Madame Quad, di mana semua orang diundang untuk datang. (Kalian juga bisa menemukan Wong and teman-temannya di Victoria Park, Hongkong tiap Selasa malam.) “Roller derby mungkin terlihat mengintimidasi, tetapi etos di baliknya tidak,” ujar Wong. “Ini olahraga paling ramah yang pernah saya lakukan.”  Ini juga bukan hal yang secara tradisional diharapkan dari wanita Asia. “Di Asia, ada asumsi bahwa perempuan harus menghindari olahraga fisik, jika tidak, mereka bisa terluka atau berdarah, dan karenanya tidak menarik,” jelas Wong. “Roller derby itu nggak cewek banget’. Tapi justru itulah yang membuat banyak dari kami tertarik padanya. Ini bertentangan dengan ekspektasi.”   Marianna Cerini adalah jurnalis berbasis di Milan yang telah tinggal di Asia selama lebih dari satu dekade. Karyanya telah dimuat di Vogue Italia, Condé Nast Traveler, dan CNN Style 

Read More

SUBSCRIBE TO SERVICE95 NEWSLETTERS

Subscribe